Jumat, 24 April 2015

Penyesuaian Diri & Pertumbuhan Personal dan Stress

             1.  Penyesuaian Diri dan Pertumbuhan Personal
A.    Penyesuaian Diri
penyesuaian diri adalah proses yang diharapi oleh individu dalam mengenal lingkungan yang baru. Menurut Schneider (dalam Partosuwido, 1993) penyesuaian diri merupakan kemampuan untuk mengatasi tekanan kebutuhan, frustrasi dan kemampuan untuk mengembangkan mekanisme psikologis yang tepat. Menurut Callhoun dan Acocella (dalam Sobur, 2003), penyesuaian dapat didefenisikan sebagai interaksi individu yang kontinu dengan diri individu sendiri, dengan orang lain, dan dengan dunia individu. Menurut pandangan para ahli diatas, ketiga faktor tersebut secara konstan mempengaruhi individu dan hubungan tersebut bersifat timbal balik mengingat individu secara konstan juga mempengaruhi kedua faktor lain.

Menurut Schneiders (1964), pengertian penyesuaian diri dapat ditiinjau dari tiga sudut pandang, yaitu:
1.      Penyesuaian sebagai adaptasi : Menurut pandangan ini, penyesuaian diri cenderung diartikan sebagai usaha mempertahankan diri secara fisik, bukan penyesuaian dalam arti psikologis, sehingga ada kompleksitas kepribadian individu dengan lingkungan yang terabaikan.
2.      Penyesuaian diri sebagai bentuk konformitas : Penyesuaian diri diartikan sama dengan penyesuaian yang mencakup konformitas terhadap suatu norma. Pengertian ini menyiratkan bahwa individu seakan-akan mendapat tekanan kuat untuk harus selalu mampu menghindarkan diri dari penyimpangan perilaku, baik secara moral, sosial maupun emosional. Menurut sudut pandang ini, individu selalu diarahkan kepada tuntutan konformitas dan diri individu akan terancam tertolak jika perilaku individu tidak sesuai dengan norma yang berlaku. 

B.     Pertumbuhan Personal
Pertumbuhan kepribadian ditingkatkan oleh banyaknya minat  terhadap pekerjaan dan kegemaran. Sulit menyesuaikan diri dengan baik terhadap tuntutan-tuntutan pekerjaan yang tidak menarik dan membosankan, dan segera pekerjaan itu menjadi hal yang tidak menyenangkan atau menjijikkan. Tetpi, kita memiliki cara tertentu untuk mengubah dan mengganti pekerjaan yang merangsang minat kita sehingga kita dapat memperoleh kepuasan terus-menerus dalam pekerjaan.
                Pertumbuhan pribadi tergantung juga pada skala nilai yang adekuat dan tujuan yang ditetapkan dengan baik, kriteria yang selalu dapat digunakan seseorang untuk menilai penyesuaian diri. Skala nilai atau filsafat hidup adalah seperangkat ide, kebenaran, keyakinan, dan prinsip membimbing seseorang dalam berpikir, bersikap, dan dalam berhubungan dengan diri sendiri dan orang lain dalam memandang kenyataan dan dalam tingkah laku sosial, moral dan agama. Seperangkat nilai inilah yang akan menentukan apakah kenyataan itu besifat mengancam, bermusuhan, sangat kuat, atau tidak patut menyesuaikan diri dengannya. Penyesuaian diri memerlukan penanganan yang efektif terhadap masalah dan stress yang terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari, dan pemecahan masalah dan stress itu akan ditentukan oleh nilai-nilai yang kita bawa berkenaan dengan situasi itu. kita seringkali mendengar orang-orang menjadi berantakan dan dengan demikian mendapat gangguan emosi dan tidak bahagia. Orang-orang tersebut tidak yakin mengenai hal yang baik atau buruk, benar atau salahh, bernilai atau tidak bernilai. Mereka tidak memiliki pengetahuan, nilai, atau prinsip yang akan menyanggupi mereka untuk mereduksikan kebimbangan atau konflik yang secara emosional sangat mengganggu.
Factor yang mempengaruhi pertumbuhan personal ;
1.         Faktor biologis
Karakteristik anggota tubuh yang berbeda setiap orang, kepribadian, atau warisan biologis yang sangat kental.
2.         Faktor geografis
Faktor lingkungan yang dapat mempengaruhi kepribadian seseorang dan nantinya akan menentukan baik atau tidaknya pertumbuhan personal seseorang.
3.         Faktor budaya
Tidak di pungkiri kebudayaan juga berpengaruh penting dalam kepribadian seseorang, tetapi bukan berarti setiap orang dengan kebudayaan yang sama memiliki kepribadian yang sama juga.
Selain itu, ada satu hal yang tidak kalah penting berkaitan dengan penyesuaian diri dan pertumbuhan personal adalah komunikasi. Dengan kemampuan komunikasi yang baik maka penyesuaian diri dan pertumbuhan personal seseorang juga akan berjalan baik. 

                     2.   Stress
A.    Arti Penting Stress
Stres adalah suatu kondisi anda yang dinamis saat seorang individu dihadapkan pada peluang, tuntutan, atau sumber daya yang terkait dengan apa yang dihasratkan oleh individu itu dan yang hasilnya dipandang tidak pasti dan penting.[1] Stress adalah beban rohani yang melebihi kemampuan maksimum rohani itu sendiri, sehingga perbuatan kurang terkontrol secara sehat.
Stres tidak selalu buruk, walaupun biasanya dibahas dalam konteks negatif, karena stres memiliki nilai positif ketika menjadi peluang saat menawarkan potensi hasil.[2] Sebagai contoh, banyak profesional memandang tekanan berupa beban kerja yang berat dan tenggat waktu yang mepet sebagai tantangan positif yang menaikkan mutu pekerjaan mereka dan kepuasan yang mereka dapatkan dari pekerjaan mereka.
Stres bisa positif dan bisa negatif. Para peneliti berpendapat bahwa stres tantangan, atau stres yang menyertai tantangan di lingkungan kerja, beroperasi sangat berbeda dari stres hambatan, atau stres yang menghalangi dalam mencapai tujuan. Meskipun riset mengenai stres tantangan dan stres hambatan baru tahap permulaan, bukti awal menunjukan bahwa stres tantangan memiliki banyak implikasi yang lebih sedikit negatifnya dibanding stres hambatan.
Stress juga dibutuhkan dalam kehidupan ini, jika seseorang tidak pernah mengalami stress hidupnya akan hampa, tidak ada yang namanya tantangan. Stress tidak berarti negatif (distress), stresspun ada yang bersifat positif (uestress) untuk menyeimbangkan proses kehidupan kita.
B.     Tipe-tipe Stress Psikologis
Menurut Maramis (1990) ada empat tipe stress psikologis yaitu:
a.       Frustasi
Muncul karena adanya kegagalan saat ingin mencapai suatu tujuan.Frustasi adaa yang bersifat intrinsik (cacat badan dan kegagalan usaha) dan ekstrinsik (kecelakaan,bencana alam,kematian,pengangguran,perselingkuhan,dll)
b.      Konflik
Ditimbulkan karena ketidakmampuan memilih dua atau lebih macam keinginan, kebutuhan atau tujuan. Bentuk konflik digolongkan menjadi tiga bagian yaitu approach-approach conflict, approach-avoidant conflict, avoidant-avoidant conflict.
c.       Tekanan
Tekanan timbul dalam kehidupan sehari-hari dan dapat berasal dalam diri individu. Tekanan juga dapat berasal dari luar diri individu
d.      Kecemasan
Kecemasan merupakan suatu kondisi individu merasakan kekhawatiran, kegelisahan, ketegangan dan rasa tidak nyaman yang tidak terkendali mengenai kemungkinan akan terjadinya sesuatu yang buruk.

C.     Symptom –reducing Responses Terhadap Stress
Kehidupan akan terus berjalan seiring dengan brjalannya waktu. Individu yang mengalami stress tidak akan terus menerus merenungi kegagalan yang ia rasakan. Untuk itu setiap individu memiliki mekanisme pertahanan diri masing-masing dengan keunikannya masing-masing untuk mengurangi gejala-gejala stress yang ada.

D.    Pendekatan Problem-solving Terhadap Stress
Salah satu cara dalam menangani stress yaitu menggunakan metode biofeddback, tekniknya adalah mengetahui bagian-bagian tubuh mana yang terkena stress kemudian belajar untuk menguasainya. Tekhnik ini menggunakan serangkaian alat yang sangat rumit sebagai Feedback.
Melakukan sugesti untuk diri sendiri juga dapat lebih efektif karena kita tahu bagaimana keadaan diri kita sendri. Berikan sugesti-sugesti yang positif, semoga cara ini akan berhasil ditambah dengan pendekatan secara spiritual (mengarah pada Tuhan).
Strategi Coping untuk Mengatasi Stress
Menghilangkan stress mekanisme pertahanan dan penanganan yang berfokus pada masalah. Menurut Lazurus penanganan stress atau coping terdiri dari dua bentuk, yaitu :
1.        Coping yang berfokus pada masalah (problem focused coping)
 adalah istilah Lazurus untuk strategi kognitif untuk penanganan dtress atau coping yang digunakan oleh individu yang mengahadapi masalahnya dan berusaha menyelesaikannya.
2.        Coping yang berfokus pada emosi (problem focused coping)
adalah isitlah Lazurus untuk strategi penanganan stress diaman individu memberikan respon terhadad situasi stress dengan cara emosional, terutama dengan menggunakan penialaian defensif.

Strategi Penanganan stress denagn mendekat dan menghindar
1.        Strategi mendekati (approach strategies)
meliputi usaha kognitif untuk memahami penyebab stress dan usaha untuk mengahadapi penyebab stress tersebut dengan cara mengahadapi penyebabnya atau konsekuensi yang ditimbulkannya secara langsung.
2.        Strategi menghindar (avoidance strategies)

meliputi usaha kognitif untuk menyangkal atau meminimalisasikan penyebab stress dan usaha yang muncul dalam tingkah laku, untuk menarik diri atau menghindar dari penyebab stress.

Sumber :

Selasa, 24 Maret 2015

Teori Kepribadian Sehat

Teori Kepribadian Sehat
Tugas Ke-1
Natalia Indah Briliani
2PA14
16513343
_________________________________________________________
Kepribadian adalah kata yang begitu umum dipakai di dunia Psikologi, kepribadian seseorang bisa dinilai dari kemampuannya memperoleh reaksi-reaksi dari berbagai orang dalam berbagai keadaan. Untuk definisi kepribadian hampir bisa dikatakan tidak ada suatu kesepakatan definisi dari keseluruhan pandangan yang pernah dilontarkan.
Sehat merupakan bagian dari harta manusia yang tak ternilai harganya. Sehat merupakan anugerah dari Sang Maha Pencipta untuk makhluk hidup melakukan perbuatan mulia sehingga sehat dapat di pandang indah untuk selalu disandang oleh individu yang sadar akan hal tersebut.
a.       Teori Kepribadian Sehat Menurut Aliran Psikoanalisis
Sigmund Freud (1856-1939) merupakan pendiri psikoanalisis. Menurut Freud pikiran-pikiran yang direpres atau ditekan, merupakan sumber perilaku yang tidak normal atau menyimpang.
Sumbangan terbesar Freud pada teori kepribadian adalah eksplorasinya ke dalam dunia tidak sadar dan keyakinannya bahwa manusia termotivasi oleh dorongan-dorongan utama yang belum atau tidak mereka sadari. Bagi Freud, kehidupan mental terbagi menjadi dua tingkat, alam tidak sadar dan alam sadar. Alam tidak sadar terbagi menjadi dua tingkat, alam tidak sadar dan alam bawah sadar. 

b.      Teori Kepribadian Sehat Menurut Aliran Behavioristik
Behaviorisme atau Aliran Perilaku (juga disebut Perspektif Belajar) adalah filosofi dalam psikologi yang berdasar pada proposisi bahwa semua yang dilakukan organisme — termasuk tindakan, pikiran, atau perasaan— dapat dan harus dianggap sebagai perilaku. Aliran ini berpendapat bahwa perilaku demikian dapat digambarkan secara ilmiah tanpa melihat peristiwa fisiologis internal atau konstrak hipotetis seperti pikiran. Behaviorisme beranggapan bahwa semua teori harus memiliki dasar yang bisa diamati tapi tidak ada perbedaan antara proses yang dapat diamati secara publik (seperti tindakan) dengan proses yang diamati secara pribadi (seperti pikiran dan perasaan).
Teori-teori behavioristik adalah proses belajar serta peranan lingkungan yang merupakan kondisi langsung belajar dalam menjelaskan perilaku. Semua bentuk tingkah laku manusia adalah hasil belajar yang bersifat mekanistik lewat proses penguatan. Pendekatan behavioristik terhadap kepribadian memiliki dua asumsi dasar, yaitu:
1.      Perilaku harus dijelaskan dalam pengaruh kausal lingkungan terhadap diri individu
2.      Pemahaman terhadap manusia harus dibangun berdasarkan riset ilmiah objektif à dikontrol dengan seksama dalam eksperimen laboratorium Manusia dianalogikan atau dianggap sebagai tikus pintar yang mempelajari labirin kehidupan. Behavioristik memiliki pandangan tentang kehendak bebas yaitu perilaku yang ditentukan oleh lingkungan.

c.       Teori Kepribadian Sehat Menurut Aliran Humanistik
Abraham Maslow (1908-1970) dapat dipandang sebagai Bapak dari psikologi humanistik. Gerakan ini merasa tidak puas terhadap psikologi behavioristik dan psikoanalisis, dan memfokuskan penelitiannya pada manusia dengan ciri-ciri eksistensinya.
Psikologi humanistik mulai di Amerika Serikat pada tahun 1950 dan terus berkembang. Tokoh-tokoh Psikologi Humanistik memandang behavorisme mendehumanisasi manusia. Psikologi Humanistik mengarahkan perhatiannya pada humanisasi psikologi yang menekankan keunikan manusia. Menurut Psikologi Humanistik manusia adalah makhluk kreatif, yang dikendalikan oleh nilai-nilai dan pilihan-pilihannya sendiri bukan oleh kekuatan-kekuatan ketidaksadaran.

d.      Teori Kepribadian Sehat Menurut Alport
Saat ini teori-teori Allport (tentang kepribadian yang sehat) tetap relevan. Berikut adalah tujuh kriteria dari Allport tentang sifat-sifat khusus kepribadian yang sehat:
1.      Perluasan Perasaan Diri
ketika seseorang menjadi matang, ia mengembangkan perhatian-perhatian di luar diri. Tidak cukup sekadar berinteraksi dengan sesuatu atau seseorang di luar diri. Lebih dari itu, ia harus memiliki partisipasi yang langsung dan penuh, yang oleh Allport disebut "partisipasi otentik".
2.      Relasi Sosial yang Hangat
Allport membedakan dua macam kehangatan dalam hubungan dengan orang lain, yaitu kapasitas untuk mengembangkan keintiman dan untuk merasa terharu. Orang yang sehat secara psikologis mampu mengembangkan relasi intim dengan orangtua, anak, pasangan, dan sahabat. Ini merupakan hasil dari perasaan perluasan diri dan perasaan identitas diri yang berkembang dengan baik.
3.      Keamanan Emosional
Kualitas utama manusia sehat adalah penerimaan diri. Mereka menerima semua segi keberadaan mereka, termasuk kelemahan-kelemahan, dengan tidak menyerah secara pasif terhadap kelemahan tersebut. Selain itu, kepribadian yang sehat tidak tertawan oleh emosi-emosi mereka, dan tidak berusaha bersembunyi dari emosi-emosi itu.
4.      Persepsi Realistis
Orang-orang sehat memandang dunia secara objektif. Sebaliknya, orang-orang neurotis kerapkali memahami realitas disesuaikan dengan keinginan, kebutuhan, dan ketakutan mereka sendiri. Orang sehat tidak meyakini bahwa orang lain atau situasi yang dihadapi itu jahat atau baik menurut prasangka pribadi. Mereka memahami realitas sebagaimana adanya.
5.      Keterampilan dan Tugas
Allport menekankan pentingnya pekerjaan dan perlunya menenggelamkan diri di dalam pekerjaan tersebut. Kita perlu memiliki keterampilan yang relevan dengan pekerjaan kita, dan lebih dari itu harus menggunakan keterampilan itu secara ikhlas dan penuh antusiasme. Komitmen pada orang sehat atau matang begitu kuat, sehingga sanggup menenggelamkan semua pertahanan ego.
6.      Pemahaman Diri
Memahami diri sendiri merupakan suatu tugas yang sulit. Ini memerlukan usaha memahami diri sendiri sepanjang kehidupan secara objektif. Untuk mencapai pemahaman diri yang memadai dituntut pemahaman tentang dirinya menurut keadaan sesungguhnya
7.      Filsafat Hidup
Orang yang sehat melihat ke depan, didorong oleh tujuan dan rencana jangka panjang. Ia memiliki perasaan akan tujuan, perasaan akan tugas untuk bekerja sampai tuntas sebagai batu sendi kehidupannya. Allport menyebut dorongan-dorongan tersebut sebagai keterarahan (directness).

e.       Teori Kepribadian Sehat Menurut Rogers
Pendapat Rogers : Memahami dan menjelaskan teori kepribadian sehat menurut rogers yang meliputi :
1.      Perkembangan kepribadian “self”   
Inti dari teori- teori Rogers yaitu individu memiliki kemampuan dalam diri sendiri untuk mengerti diri, menentukan hidup, dan menangani masalah- masalah psikisnya asalkan konselor menciptakan kondisi yang dapat mempermudah perkembangan individu untuk aktualisasi diri. Rogers menerima istilah self dari pengalaman- pengalaman realita masing- masing individu. Dalam setiap bertambahnya umur ,anak bisa berubah sifat dan perilaku. Dan seorang ibu bisa memperhatikan perkembangan anak, dari waktu ke waktu dan seorang ibulah yang memelihara dan mendidiknya dan tidak di serahkan kepada baby sister
2.      Peranan positive regard dalam pembentukan kepribadian individu                  
Setiap manusia memiliki kebutuhan basic akan kehangatan, penghargaan, penerimaan, pengagungan, cinta, kasih, dan sayang dari orang lain. Kebutuhan ini disebut need for positive regard, yang terbagi lagi menjadi 2 yaituconditional positive regard (bersyarat) dan unconditional positive regard (tak bersyarat). Pribadi yang berfungsi sepeuhnya adalah pribadi yang mengalami pengharagaan positif tak bersyarat. Mengapa? Karena ini penting, dihargai, diterima, disayangi, dicintai sebagai seseorang yang berarti tentu akan menerima dengan penuh kepercayaan.
3.      Ciri-ciri orang yang berfungsi sepenuhnya
Menurut pendapat Rogers :
Pertama, orang yang sehat secara psikologis akan lebih mudah beradaptasi Karena orang psikologis bisa melihat dan menilai sifat-sifat seeorang maka dari itu dia mudah beradaptasi. Kedua, manusia –manusia masa depan akan lebih terbuka atas pengalaman - pengalaman mereka, manusia masa depan akan lebih mendengar dirinya dan memperhatikan perasaan bahagia, marah,kecewa,ketakutan, dan kelembutan mereka. Ketiga, dari manusia masa depan adalah kecenderungan untuk hidup sepenuhnya pada masa sekarang.

f.       Teori Kepribadian Sehat Menurut Maslow
Maslow berpendapat bahwa seseorang akan memiliki kepribadian yang sehat, apabila dia telah mampu untuk mengaktualisasikan dirinya secara penuh (self actualizing person).
Teori Kepribadian Abraham Maslow:
1.       Individu sebagai Kesatuan Terpadu
Pertama-tama Maslow menekankan bahwa individu merupakan kesatuan yang terpadu dan terorganisasi, sehingga motivasi seseorang dalam melakukan sesuatu adalah motivsi individu seutuhnya bukan bagian darinya. Menurut maslow manusia harus diselidiki sebagai sesuatu yang totalitas, sebagai suatu system, setiap bagian tidak dapat dipisahkan dengan bagian yang lain.
2.      Hirarki Kebutuhan
Maslow mengembangkan teori tentang bagaimana semua motivasi saling berkaitan. Ia menyebut teorinya sebagai “hirarki kebutuhan”. Kebutuhan ini mempunyai tingkat yang berbeda-beda. Ketika satu tingkat kebutuhan terpenuhi atau mendominasi, orang tidak lagi mendapat motivasi dari kebutuhan tersebut. Ia berpendapat bahwa pada manusia terdapat lima macam kebutuhan yang berhirarki, meliputi:
1)    Kebutuhan-kebutuhan fisiologis (the physiological needs)
2)    Kebutuhan-kebutuhan rasa aman (the safety needs / the security needs)
3)    Kebutuhan rasacinta dan memiliki (the love and belongingness needs)
4)    Kebutuhan akan penghargaan diri (the self-esteem needs)
5)    Kebutuhan akan aktualisasi diri (the self-actualization needs)

g.      Teori Kepribadian Sehat Menurut Fromm
Fromm memberikan suatu gambaran yang jelas tentang kepribadian yang sehat. Orang yang demikian mencintai sepenuhnya, kreatif, memiliki kemampuan-kemampuan pikiran yang sangat berkembang, mengamati dunia dan diri secara objektif, memiliki suatu perasaan identitas yang kuat, berhubungan dengan dan berakar didunia, subjek atau pelaku dari diri dan nasib, dan bebas dari ikatan-ikatan sumbang. Akan tetapi ada salah satu pengertian dimana kepribadian sehat dan produktif benar-benar menghasilkan sesuatu dan merupakan hasil yang sangat penting dari individu, yakni diri. Orang-orang sehat menciptakan diri mereka dengan melahirkan semua potensi mereka, dengan menjadi semua menurut kesanggupan mereka dan memenuhi semua kapasitas mereka.
Fromm melihat kepribadian hanya sebagai suatu produk kebudayaan. Karena itu dia percaya bahwa kesehatan jiwa harus didefinisikan menurut bagaimana baiknya masyarakat menyesuaikan diri dengan kebutuhan-kebutuhan dasar semua individu, bukan menurut bagaimana baiknya individu-individu menyesuaikan diri dengan masyarakat. Kerena itu kesehatan psikologis tidak begitu banyak merupakan usaha individu jika dibandingkan dengan usaha masyarakat. Faktor kuncinya ialah bagaimana suatu masyarakat memuaskan secukupnya kebutuhan-kebutuhan manusia.
Suatu masyarakat tidak sehat atau sakit menciptakan permusuhan, kecurigaan, ketidakpercayaan dalam anggota-anggotanya, dan menghalangi pertumbuhan yang terjadi dalam setiap individu. Suatu masyarakat membiarkan anggota-anggotanya mengembangkan cinta satu sama lainnya, menjadi produktif dan kreatif, mempertajam dan memperhalus tenaga pikiran dan objektifitasnya dan mempermudah timbulnya individu-individu yang berfungsi sepenuhnya.


Sumber :
Bastaman, H.D. 2007. Logoterapi Psikologi untuk Menemukan Makna Hidup dan Meraih Kehidupan Bermakna. Jakarta: Rajawali Press.

Corey, G. 2003. Teori dan Praktek Konseling dan Psikoterapi. Bandung: PT. Refika Aditama
Frankl, Victor E. 2003. Logoterapi Terapi Melalui Pemaknaan Eksistensi. Jogjakarta: Kreasi Wacana.
Hall S, C .,& Lindzey, G. 1993. Teori-Teori Psikodinamik (Klinis). Kanisius. Yogyakarta
M.M. Nilam Widyarini, MSi, dalam jurnal http://www.kompas.com/read/xml/2008/01/10/20084435/kepribadian.yang.matang
Schultz, D.psikologi pertumbuhan : model – model kepribadian sehat. Yogyakarta: kanisius, 1991.
Suryabrata, S.psikologi kepribadian. Jakarta: kanisius, 1982.



Selasa, 28 Oktober 2014

Penyebab Kecanduan Internet & Solusi Untuk Mengatasinya

Pada jaman sekarang Internet sudah menjadi kebutuhan bagi sebagian besar manusia di dunia ini. Internet merupakan jaringan yang mampu menyambungkan orang lain tanpa harus menempuh jarak jauh, sehingga kebanyakan orang lebih memilih menggunakan internet untuk berkomunikasi, bisnis, pekerjaan dan lain sebagainya karena mengakses melalui internet lebih mudah, murah, cepat dan tersedia 24jam selama 7hari (kapan saja). Selain itu, internet juga memiliki banyak fitur menarik  yang dapat membuat penggunanya bias tahan di depan computer/gadget selama berjam jam, maka tidak heran jika banyak pengguna internet yang kecanduan. Hal ini di sebabkan oleh beberapa faktor, berikut adalah faktor orang kecanduan internet :

1.    Masalah Pribadi
Setiap manusia pasti memiliki masalah sendiri, namun cara setiap manusia untuk menyelesaikan permasalahannya berbeda-beda, bagi beberapa orang lebih memilih untuk menyelesaikan masalahnya secara bertahap, namun bagi beberapa orang lebih memilih untuk melampiaskan emosinya pada objek tertentu, Internet misalnya, Tingkat stres yang tinggi dan kondisi mental juga kerap membuat seseorang lebih suka berpaling ke internet, menjadikannya obat utama selain berusaha menyelesaikan masalah tersebut. Contohnya, seorang anak yang kurang mendapatkan perhatian dari orang tuanya karena sibuk, akan melampiaskannya dengan  cara bermain game online, karena orang tua nya tidak memperhatikan dia, maka tidak ada yang melarang ia bermain game berlama lama sehingga si anak menjadi kecanduan.

2.    Respon Biokimia Otak
Dalam beberapa kasus kecanduan, muncul sebuah perasaan nikmat saat mereka terkoneksi dan dapat berselancar di dunia maya. Perasaan senang atau nikmat tersebut kemungkinan besar terkait dengan hormon endorphin yang dikeluarkan oleh hipotalamus otak. Hormon ini keluar saat seseorang bahagia, seperti saat mengakses internet. Keluarnya hormon endorphin sendiri berbeda pada tiap orang, tergantung dari kebiasaan mereka. Oleh sebab itu, jika seseorang mulai terbiasa dengan kebahagiaan di internet secara berlebihan, terdapat kemungkinan bila dia kelak menderita IAD (Internet Addictive Disorder). Karena endorphin sendiri adalah anti nyeri alami, tidak jarang seseorang dapat terus menerus online dengan posisi yang sama tanpa merasa lelah atau nyeri. Padahal, jika melakukan kegiatan lain dengan posisi yang sama, misalnya mengerjakan tugas, akan lebih mudah bagi mereka untuk merasa capai atau pegal. Perlu diketahui bila hormon endorphin juga turut menjadi penyebab munculnya kelainan jiwa lain seperti OCD (Obsessive Convulsive Disorder). Sama seperti orang yang mengalami OCD, mereka tidak akan cepat puas jika hanya dapat online dalam waktu yang sebentar.

3.    Gagal Dalam Dunia Nyata
Ketika seseorang merassa gagal maka akan timbul perasaan malu, beberapa orang menjadikan kegagalan sebagai pelajaran dan memperbaikinya di kemudian hari, namun ada pula orang yang gagal merasakan malu yang berlebih, sehingga ia merasa takut dikucilkan atau di anggap rendah oleh orang sekitarnya. Rasa malu dapat diartikan sebagai perasaan tidak nyaman saat melakukan sebuah interaksi dengan orang lain. Seseorang yang memiliki rasa malu tinggi saat melakukan interaksi di dunia nyata seringkali lebih nyaman saat berkomunikasi di dunia maya. Internet juga menawarkan sesuatu yang sulit didapat di dunia nyata, yakni 'profil' anonim. Dengan menjadi anonim, seseorang dapat bebas berekspresi tanpa perlu takut identitasnya diketahui. Sehingga seseorang bisa merasakan bebas mengekspresikan dirinya tanpa diketahui
identitas aslinya.

Diatas merupakan beberapa faktor orang tercandu internet. Ketika seseorang terkena IAD (Internet Addictive Disorder) maka akan menimbulkan dampak yang negative bagi kehidupan pencandunya, yaitu :

1.    Kebingungan antar Dunia Maya & Dunia Nyata
2.    Meniru kekerasan dalam game on-line
3.    Kegagalan akademik
4.    Menolak untuk melakukan hal yang lain
5.     Mengikuti gaya-gaya yang di dapatkannya
6.    Stress jika tidak ada internet
7.    Menghabisi banyak biaya

Setelah mengetahui faktor-faktor dan dampak dari kecanduan internet, berikut adalah solusi untuk mengatasi IAD :
1.    Menyibukan Diri Dengan Aktifitas yang Positif
Dengan melakukan hal ini, para pecandu internet bisa lebih sedikit melupakan ketergantungannya akan internet, melainkan lebih berinteraksi pada dunia nyata dan lingkungannya

2.    Mengembangkan Hobi
Hal ini dapat menyingkirkan pikiran seorang pecandu internet untuk selalu mengakses internet. Lakukan aktifitas di lingkungan anda yang menjadi hobi atau kesenangan anda. Tentunya bukan hobi mengakses internet. Kembangkanlah hobi atau kesenangan anda yang dapat membuat anda lebih bisa mendapatkan dampak positifnya di bandingkan dampak negatifnya.

3.    Membatasi Penggunaan Internet
Ubah pemikiran anda bahwa anda hanya bisa mendapatkan kesenangan di internet. Bahkan kesenangan akan lebih terasa jika anda melakukannya di dunia nyata. Misalnya anda kumpul dengan teman-teman anda dan membicarakan hal hal yang mengasikan bersama atau anda bisa melakukan kegiatan positif di lingkungan anda. Gunakanlah internet secara bijaksana.

4.    Ubah Gaya Hidup
Para pecandu internet biasanya rela tidak tidur hanya untuk menikmati fitur yang ada di internet. Ubah pola tidur anda, tidurlah lebih awal dan lakukan secara rutin. Jam tidur yang sehat adalah sekitar 7-8 jam sehari. Biasakan tidur pukul 23.00 dan bangun pada pukul 06.00. kemudian lakukanlah kegiatan yang bisa membuat anda lupa dan tidak teringat untuk selalu mengakses internet secara berlebihan.




Sumber :
  1. http://www.merdeka.com/teknologi/bahaya-dunia-maya-ini-5-penyebab-orang-kecanduan-internet.html
  2. http://www.academia.edu/8385036/Kecanduan_Internet_dan_Terapi_Kognitif_Perilaku_Internet_Addiction_Disorder_#
  3. http://aditiodoank.wordpress.com/2010/11/24/kecanduan-internet/
  4. http://kaumhawa.com/cara-mengatasi-kecanduan-internet/

Kamis, 02 Oktober 2014

Pengenalan Internet & Hubungannya dengan Psikologi

Internet merupakan sbuah jaringan yang menyatukan komputer satu dengan yang lainnya, dengan internet kita bisa saling berinteraksi dengan orang lain tanpa harus bertemu secara langsung. Dalam internet tidak mengenal jarak, sejauh apapun jarak anda dengan kerabat anda, dapat anda jangkau dengan menggunakan internet. Pada jaman ini internet sudah menjadi kebutuhan sehari hari, apabila beberapa saat tidak menggunakan internet maka akan banyak terjadi kerugian di berbagai pihak. Bahkan bisa di katakan bahwa dunia akan merasa menyeramkan jika tidak ada internet. berikut adalah dampak jika di dunia ini tidak ada internet (walaupun hanya satu hari) :

1. Kerugian yang sangat besar pada perusahaan - perusahaan yang berdiri dalam bisnis internet, seperti contohnya facebook, menurut situs CNET news dalam sehari situs facebook.com dapat maraup kurang lebih sekitar 2 milyar USD

2. Minimnya informasi, pada jaman ini berbagai sistem pendidikan online sudah banyak di lakukan, dan juga semua orang biasanya mencari informasi melalui internet karena terbilang murah dan mudah. Jika tidak ada internet bukan tidak mungkin bahwa wawasan manusia akan seluas jika ada internet

3. Interaksi sosial dengan kerabat yang jauh menjadi terbatas. apabila ada kerabat yang sedang melakukan study atau bekerja di luar kota maupun di luar negeri, untuk melakukan komunikasi dengan mudah dan murah adalah lewat internet, bagaimana jika tidak ada internet dan pada saat urgent, contact offline kerabat anda tidak dapat di hubungi


Kasus diatas adalah sebagian kecil dari akibat tidak adanya internet. tidak bisa di bayangkan jika internet tidak ada di dunia ini...

Setelah mengetahui arti dan peranan pentingnya internet dalam kehidupan sehari hari, sekarang saya akan sedikit menjelaskan hubungan internet dengan Psikologi. Psikologi merupakan ilmu yang memperlajari tentang perilaku manusia dari yang tampak ataupun yang tidak tampak dari sisi fisik dan psikis. karena kali ini membahas tentang internet maka saya akan mengambil contoh yang sekarang ini sedang digandrungi dan menjadi trend sendiri di sosial media yaitu "Selfie". pada jaman sekarang 'selfie' merupakan hal yang sangat digandrungi oleh masyarakat sosial media. tapi taukah anda bahwa melakukan Selfie yang terlalu sering bisa di katakan memiliki gangguan kejiwaan?. yang dimaksud disini bukan karena melakukan selfie maka di sebut memiliki gangguan kejiwaan, tetapi orang yang melakukan selfie kemudian di unggah ke sosial media karena mendapatkan respon positif dari orang lain. menurut penelitian yang di lakukan oleh Time, kondisi seperti ini bisa membuat seseorang terobsesi pada dirinya sendiri. karena selalu mendapat respon positif di sosial media maka seseorang akan melakukan selfie berlebihan, tapi jika ada satu komentar saja yang mengatakan negatif tentang hasil selfienya maka ia akan merasa down atau pun stress. jika sudah seperti ini bukankah selfie bukan lagi menyenangkan?.

bukan hanya itu, selfie yang berlebihan juga bisa mengurangi tingkat kepercayaan diri seseorang, Kita lebih suka selfie karena mungkin hasil selfie membuat penampilan Anda tampak lebih cantik, putih dan menarik. Walaupun Anda tidak cantik atau putih saat ini sudah banyak aplikasi mengedit foto yang bisa membuat foto Anda terlihat lebih menarik, ini membuat Anda seperti tidak bisa menerima kekurangan yang Anda miliki dan rasa percaya diri Anda pun mulai menurun. Namun bagaimana dengan realitanya? Apakah Anda memang secantik dan semenarik seperti saat difoto?

diatas adalah contoh kecil dari hubungan internet dengan psikologi, ada banyak lagi kasus yang melibatkan psikis seseorang dalam internet contoh lain adalah kasus pedofilia yang mencari korbannya melalui sosial media. dan contoh lainnya yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu.



Sumber :


http://www.abdulkarim.web.id/2014/04/sehari-tanpa-internet.html
http://wolipop.detik.com/read/2014/02/07/140817/2490329/852/wanita-yang-suka-foto-selfie-sambil-monyongkan-bibir--gangguan-jiwa

Kamis, 19 Juni 2014

Harapan Nilai Pada Matkul Ilmu Alamiah Dasar

Pada postingan kali ini, saya akan menulis tentang Harapan Nilai Pada Matkul Softskill Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar. Saya berharap bisa mendapatkan nilai A pada mata kuliah ini. saya mengharapkan mendapatkan nilai tersebut bukan hanya sekedar harapan, tetapi karena saya memiliki dasar dasar yang bisa menguatkan untuk saya pantas mendapatkan nilai A pada matakuliah Softskill Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar. karena saya tipikal orang yang berfikir realistis maka alasan saya untuk berharap bisa mendapatkan nilai A pada mata kuliah ini adalah:

Pertama, saya selalu masuk pada mata kuliah ini, saya selalu mengikuti pelajaran yang di berikan oleh bu Hafidza dengan baik, tidak pernah membuat keributan yang berlebihan yang membuat dosen marah.

Kedua, saya selalu mengerjakan tugas – tugas yangdiberikan oleh bu Hafidzah sesuai dengan waktu dan format yang telah ditetapkan oleh bu Hafidza.

Ketiga, saya menyukai mata kuliah Ilmu Alamiah Dasar karena dosennya menjelaskan materi dengan jelasdan mudah di mengerti oleh saya

Keempat, dan saya juga senang dengan tugas – tugas yang dosen berikan, karena tugas nya tidak seperti tugas – tugas yang lain yang penuh dengan teori dan membosankan. Tugas yang di berikan oleh Bu Hafidzah sangat bervariatif sehingga dapat mengasah kekreativan mahasiswa.

Itu lah beberapa alasan saya untuk mendapatkan nilai A pada matakuliah Ilmu Alamiah Dasar, semoga saya bisa benar-benar mendapatan nilai A pada matakuliah ini. Amiiin 

Senin, 09 Juni 2014

Graf

Graf adalah suatu diagram yg memuat informasi Tujuan merepresentasikan obyek-obyek diskrit dan hubungan obyek2 tersebut. Secara visual obyek dinyatakan dg bulatan kecil dan hubungan obyek dinyatakan dg garis, garis bisa berarah ataupun tdk berarah.
Contoh : Strktur organisasi, peta rangkaian listrik dll.


Dalam matematika dan ilmu komputer, sebuah graf adalah objek dasar pelajaran dalam teori graf. Dalam bahasa sehari-hari, sebuah graf adalah himpunan dari objek-objek yang dinamakan titik, simpul, atau sudut dihubungkan oleh penghubung yang dinamakan garis atau sisi. Dalam graf yang memenuhi syarat, dimana biasanya tidak berarah, sebuah garis dari titik A ke titik B dianggap sama dengan garis dari titik B ke titik A. Dalam graf berarah, garis tersebut memiliki arah. Pada dasarnya, sebuah graf digambarkan dengan bentuk diagram sebagai himpunan dari titik-titik (sudut atau simpul) yang digabungkan dengan kurva (garis atau sisi).


Teori graf memiliki definisi yang bervariasi. Di bawah ini merupakan definisi dasar graf dan strukturnya

Sebuah graf atau graf tidak berarah G adalah sebuah pasangan G := (V, E) yang memenuhi kondis: 
V adalah sebuah himpunan yang elemennya dinamakan sudut atau simpul  
E adalah sebuah himpunan dari pasangan-pasangan sudut yang terpisah, yang dinamakan sisi atau garis
 

Suatu graph G dapat dinyatakan sebagai G =< V, E > . Graph G terdiri atas himpunan V yang berisikan simpul pada graf tersebut dan himpunan dari E yang berisi sisi pada graf tersebut. Himpunan E dinyatakan sebagai pasangan dari simpul yang ada dalam V. Sebagai contoh definisi dari graf pada gambar di atas adalah : V = { 1, 2, 3, 4, 5, 6 } dan  E = {( 1, 2), ( 1, 5 ),  ( 2, 3 ), ( 3, 4 ), ( 4, 5 ), ( 5, 2 ), ( 4, 6 )}

Pada digraf maka pasangan-pasangan ini merupakan pasangan terurut. Untuk menyatakan digraf (gambar kedua yang menggunakan tanda panah) kita dapat menggunakan himpunan edge sebagai berikut :
E = {<1,2>, <1,5>, <2,5>, <3,2>, <4,3>, <5,4>, <4,6>}

Dalam himpunan edge untuk digraf, urutan pasangan verteks menentukan arah dari edge tersebut.


1.  Dasar-Dasar GRAF
Definisi Graf
Suatu Graf G terdiri dari 2 himpunan yg berhingga yaitu himpunan titik tidak kosong  dan himpunan garis.
-     - Suatu grs berhubungan dg satu titik atau dua titik (titik –titik tsb dsbut titik ujung), garis yang  berhubungan dgn satu titik ujung disebut LOOP, dua grs yg beda menghubungkan ttk yg sama disebut Garis Paralel.
-          -  Dua titik dikatakan berhubungan jika ada garis yg menghubungkan keduanya
-          -  Titik yg tdk memiliki garis yg berhubungan dgnya dsbut Titik Terasing
-          -  Graf yg tidak memiliki titik (shingga tdk memiliki garis) dsbut Graf Kosong
-          -  Panjang garis , kelengkungan garis srta letak ttk tdk berpengaruh dlm suatu graf
-         - Graf berarah jika semua garisnya berarah, dan sebaliknya


Graf Tak Berarah
Graf Bipartite
Graf sederhana adalah graf yang tidak memiliki loop ataupun garis paralel

Komplemen Graf
Komplemen suatu graf G dinotasikan dengan G dengan n titik adalah suatu graf sederhana dengan
1. Titik –titik G sama dg titik G jadi  V(G)=V(G) 
2.  Garis –garis G adalah komplemen garis-garis G terhadap graf lengkapnya (Kn) E(Ĝ)= Kn) – E(G)      berarti  titi-titik yg dihubungkan dg garis dalam G tidak terhubung dalam G dan sebaliknya titik-titik yg terhubung dalam G menjadi tdk terhubung dalam G(dengan kata laingaris yg ada pada G tidak ada pada G)



Sub Graf
Misalkan G adalah suatu graf . Graf  Hdikatakan subgraf G bila hanya bila
1.     V(H)ÍV(G)
2.      E(H)ÍE(G)
           3.   Setiap garis dalam H memiliki titik ujung  yg sama dg garis tersebut dalam G 
      
      
      Sirkuit Euler
Adalah sirkuit dimana setiap titik dlm graf muncul paling sedikit sekali , dan setiap garis dlm graf muncul satu kali

Sirkuit Hamilton

Suatu graf terhubung disebut Sirkuit Hamilton bila ada sirkuit setiap titiknya dikunjungi sekali (kecuali titik awal yg sama dgtitik akhir) dan garisnya tdk semuanya harus dilalui.
Catatan
1)Sirkuit Euler  setiap garisnya harus dilalui sekali , titiknya boleh dikunjungi lebih dari satu kali
2)Petunjuk untuk menentukan graf  adl sirkuit hamilton adl memiliki sub graf H dg sifat
   i) H terhubung
   ii)H memuat semua titik G
   iii) H memiliki jumlah garis yg sama dg jumlah titiknya
   iv) setiap ttk dalam H mempunuai derajat 2
        



     Berikut adalah gambar dan video contoh graf derajat 3, 4, dan 5



 





 



l      Sumber :